Minggu, 12 Mei 2019

KOP Kijang 🦌 Owners Pasuruan


K.O.P Kijang 🦌 Owners Pasuruan menjadi sorotan kekinian publik Pasuruan karena identitas dan keberadaannya menjadi barometer kekuatan dan  kekompakan para penggemar otomotif khususnya pecinta Kijang 🦌.


Dengan anggota sekitar 30 orang menjadikan KOP sebagai suatu CLUB Mobil yang diperhitungkan di wilayah Pasuruan.

Tua muda melebur menjadi satu dalam kebersamaan saat kopdar sebagai bentuk perwujudan yang merekatkan tali silaturahmi dan Paseduluran. 

Seperti halnya club' mobil yang lain semua pasti memiliki visi dan misi, begitu juga dalam  K.O.P Kijang 🦌 Owners Pasuruan yang tak lain adalah kesederhanaan dan kebersamaan

KOP (Kijang 🦌 Owners Pasuruan) nama yang cukup sederhana simpel dan mudah didengar dan diingat di telinga namun sapa sangka bahwa didalamnya tersirat makna terdalam sehingga keberadaannya patut diapresiasi.

Satu hal penting bahwa KOP senantiasa terus berbenah, belajar agar setiap momentum dapat memberikan sesuatu yang bermakna guna memberikan assist yang terbaik kepada anggota dan masyarakat Pasuruan terutama dalam mengembangkan otomotif.


Suntikan motivasi terus mengalir dan  dukungan terus mengeksplorasi untuk berekspresi, berkreasi dengan mengedepankan solidaritas karena KOP telah membangkitkan semangat baru di kalangan pecinta otomotif dalam membawa, mempublikasikan wilayah Pasuruan sebagai salah satu barometer automotif di Jawa Timur.

Salam seduluran selawase

Jumat, 03 Mei 2019

Hidup terus berjalan

Hidup adalah sebuah perjalanan. Demikian salah seorang guru kehidupan pernah berkata. Dan karena hidup adalah sebuah perjalanan, maka tugas kita hanya berjalan dan terus berjalan, hingga kita sampai di tempat tujuan.
Perjalanan macam apakah kehidupan? Berjalan kemanakah kehidupan kita? Bagaimanakah kita menjalani kehidupan kita?
Pertanyaan seperti itulah yang akan muncul jika kita menganalogikan kehidupan seperti sebuah perjalanan.
Perjalanan kehidupan kita dimulai dari awal kedatangan kita di dunia ini, keluar dari rahim seorang ibu, dan mulai mendapatkan kasih saying serta bermacam-macam berkah. Kemudian kita sedikit demi sedikit bertumbuh menjadi seorang manusia yang memiliki kepribadiannya sendiri. Kita mulai menentukan pilihan kita, mulai berputar dalam perilaku baik buruk, mulai terbingungkan oleh realita dan idealism, mulai tidak mengerti, mulai menyerah, lalu mulai tercerahkan lagi.
Banyak hal yang kita alami dalam kehidupan. Sangat banyak. Apa pun yang kita alami, bagaimana pun kehidupan kita, yang harus kita lakukan adalah tetap berjalan, terus berjalan melangkah dalam kehidupan kita

Ketidakmauan melenyapkan kemampuan

Ketidakmauan Menenggelamkan Kemampuan
Catatan Harianku...Rabu 1 Mei 2019, seperti biasa hari libur yang jatuh dipertengahan minggu membuat anak saya  bahagia. Apalagi libur itu bisa bersamaan dengan libur suami saya, karena menurut dia itu adalah hari yang ditunggu.. Pagi pagi sudah heboh rekreasi bersama didalam rumah. Aneh kan...?? Itulah imaginasi anak anak.  Bagi anak saya menggelar karpet dirumah dan menata sekitar duduknya seperti rekreasi disuatu tempat dan membawa makanan ( camilan hasil karya ibunya) disertai bermain bersama dan tebak tebakan,itulah rekreasi terdekat dia...yaitu rumah.
Dan seperti biasa...saya harus membuat makanan untuk "rekreasi" itu. Ditengah tengah berkarya membuat pisang goreng LPG habis dan saya berteriak " Ayah...gas habis", dan suami memasangnya ( karena kami punya persediaan).
Tiba tiba saya teringat beberapa tahun lalu..saat saya hamil dan punya anak bayi,  ada atau tidak ada suami saya berusaha memasang sendiri. Tanpa pengeluh tanpa berteriak minta tolong,jadi suami sudah terpasang.
Hari ini saya semakin memahami..inilah yg dikatakan...ketidakmauan melenyapkan kemampuan.
Apapun yang kita lakukan sebelum mencoba sudah berkata tidak bisa ya akan menjadi tidak bisa. Dan seadainya bisa dan tidak mau mengerjakan ya akhirnya tidak akan terlaksana. Semua dari hati...mau atau  tidak mau..Mampu  atau tidak Mampu...semua dari hati.
Apapun pekerjaan yang kita lakukan apabila tidak dilakukan dengan sepenuh hati maka akan membuahkan hasil yang tidak maksimal. Dan jika tidak mengeluarkemampuan yang kita punya maka kemampuan itu lama lama akan tenggelam dan hilang.

semoga bermanfaat
Arik Yuna'imah